itishom.web.id

Berbagi ilmu, menebar rahmat

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Halaman Depan itishom.web.id

MAKNA BACAAN TAAWWUDZ

Email Cetak PDF

MEMAHAMI MAKNA BACAAN SHOLAT (BAG KE-4)

TA’AWWUDZ

(Minta perlindungan kepada Allah dari syaitan)

 

          Setelah membaca doa iftitah, selanjutnya disunnahkan membaca ta’awwudz karena setelah itu kita akan membaca AlFatihah yang merupakan bagian dari AlQuran. Allah Subhaanahu WaTa’ala berfirman :

فَإِذَا قَرَأْتَ اْلقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ ( النحل :98)

“ Jika engkau hendak membaca AlQuran, maka berlindunglah kepada Allah dari syaitan yang terkutuk “ (Q.S AnNahl : 98)

Bacaan taawwudz yang dituntunkan di antaranya :

1) أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْم

“Aku berlindung kepada Allah dari syaitan yang terkutuk “

Dijelaskan oleh Imam al-Qurthuby dalam tafsirnya (1/86) bahwa ucapan ini adalah ucapan yang disepakati jumhur para Ulama’ karena sesuai dengan yang disebutkan dalam Al-Quran (AnNahl :98). Sebagaimana juga pendapat Ibnu Juraij dari Atho’ (kitab al-Muhalla (3/250), Asy-Syafi’i dan Abu Hanifah serta Ibnul Mundzir (kitab al-Mughni (1/283))

LAST_UPDATED2 Baca selengkapnya...
 

PETUNJUK NABI UNTUK MENDAPATKAN KESELAMATAN

Email Cetak PDF

 PETUNJUK NABI DALAM MENDAPATKAN KESELAMATAN

 

A. Menghindari Larangan Nabi

 Larangan –larangan Rasulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam .

Memakai Jimat

 

عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَقْبَلَ إِلَيْهِ رَهْطٌ فَبَايَعَ تِسْعَةً وَأَمْسَكَ عَنْ وَاحِدٍ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ بَايَعْتَ تِسْعَةً وَتَرَكْتَ هَذَا قَالَ إِنَّ عَلَيْهِ تَمِيمَةً فَأَدْخَلَ يَدَهُ فَقَطَعَهَا فَبَايَعَهُ وَقَالَ مَنْ عَلَّقَ تَمِيمَةً فَقَدْ أَشْرَكَ  ( رواه أحمد و الطبراني)

 

“ Dari ‘Uqbah bin ‘Aamir al-Juhaniy bahwasanya Rasulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam didatangi oleh sekelompok orang (berjumlah sepuluh), beliau membaiat 9 orang dan membiarkan satu orang. Mereka bertanya : Wahai Rasulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam, (mengapa) anda membaiat 9 dan membiarkan 1 orang ? Rasul menjawab : Sesungguhnya ia menggunakan jimat. Maka orang tersebut memasukkan tangannya (ke dalam bajunya) dan memutus jimatnya, sehingga kemudian Rasul membaiatnya. Rasul bersabda : Barangsiapa yang menggantungkan jimat, sungguh dia telah berbuat syirik” (H.R Ahmad dan Thabrani)

 

LAST_UPDATED2 Baca selengkapnya...
 

RISALAH UNTUK IMAM MASJID

Email Cetak PDF

RISALAH UNTUK IMAM MASJID

 

Muqoddimah

Saudaraku kaum muslimin, berikut ini adalah contoh surat seseorang kepada Imam Masjid. Surat tersebut dibuat karena pelaksanaan sholat berjamaah dirasa terlalu cepat, meski sudah mendapatkan batas thuma’ninah yang minimal. Makmum sering ketinggalan dalam membaca AlFatihah (pada rokaat yang tidak dibaca keras). Mereka juga ketinggalan pada gerakan ruku’ dan sujud, karena Imam hanya sekedar mengejar batas minimum thuma’ninah: membaca tasbih 1x.

Kebetulan, Imam masjidnya bacaannya Qurannya bagus, dan bermadzhab Asy-Syafi’i, seperti kebanyakan Imam masjid yang lain di Indonesia. Sehingga, dinukilkan beberapa pendapat Ulama yang dijadikan rujukan, seperti Imam AnNawawi, Ibnul Mubarak, dan al-Hasan al-Bashri.

Isi surat tersebut telah dimodifikasi dengan menghilangkan identitas tempat tertentu, sehingga mungkin bisa sebagai rujukan umum untuk dihidangkan pada Imam-imam di masjid yang lain yang kondisinya sama. Baarakallaahu fiikum…

LAST_UPDATED2 Baca selengkapnya...
 

FAIDAH DARI KHUTBAH JUMAT 27 AGUSTUS 2010

Email Cetak PDF

FAIDAH DARI KHUTBAH JUMAT

MASJID KALIREJO

27 AGUSTUS 2010

Pendahuluan

                Pada hari Jumat, 27 Agustus 2010 penulis mengikuti sholat Jumat di masjid Kalirejo Dringu Kab Probolinggo. Terdapat beberapa poin yang sempat diingat ketika mengikuti khutbah Jumat tersebut. Poin – poin tersebut berusaha untuk diingat karena ada keistimewaan. Bisa jadi karena penulis baru mendengar lafadz-lafadz tersebut dan Khotib menyatakannya sebagai hadits Nabi, atau karena ‘hadits-hadits’ itu sering penulis dengar atau tersebar dan terserak di internet tanpa referensi yang jelas: diriwayatkan oleh siapa? di kitab mana?

LAST_UPDATED2 Baca selengkapnya...
 

TANYA JAWAB QUNUT WITIR

Email Cetak PDF

TANYA JAWAB TENTANG QUNUT DALAM SHOLAT WITIR

 

 

1.      Bagaimana pendapat Imam 4 Madzhab tentang qunut witir?

Jawab :

                Madzhab 4 Imam (Abu Hanifah, Malik, asy-Syafi’i, dan Malik) berbeda pendapat tentang qunut witir.

  1. Tidak ada qunut witir, pendapat Malikiyah .
  2. Qunut witir disyariatkan setelah pertengahan Ramadlan, pendapat Syafi’iyah
  3. Qunut witir disyariatkan/ diperbolehkan pada tiap malam sepanjang tahun, pendapat Hanafiyah dan Hanbali

(Majmu’ Fataawa war Rosaail Ibn Utsaimin juz 14 halaman 95)

Sebaiknya seseorang kadang berqunut dalam witirnya, dan kadang meninggalkannya, sebagaimana Sahabat Nabi Ubay bin Ka’ab. Tidak ia kerjakan terus menerus karena dikhawatirkan manusia menganggapnya wajib (lihat Fatwa Syaikh Bin Baaz, Syaikh alUtsaimin, dan Syaikh Shalih alFauzan tentang hal ini).

LAST_UPDATED2 Baca selengkapnya...
 
  • «
  •  Mulai 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Halaman 1 dari 8

Info terbaru


Sedang online

Ada 2 tamu online