itishom.web.id

Berbagi ilmu, menebar rahmat

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Aqidah

PETUNJUK NABI UNTUK MENDAPATKAN KESELAMATAN

Email Cetak PDF

 PETUNJUK NABI DALAM MENDAPATKAN KESELAMATAN

 

A. Menghindari Larangan Nabi

 Larangan –larangan Rasulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam .

Memakai Jimat

 

عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَقْبَلَ إِلَيْهِ رَهْطٌ فَبَايَعَ تِسْعَةً وَأَمْسَكَ عَنْ وَاحِدٍ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ بَايَعْتَ تِسْعَةً وَتَرَكْتَ هَذَا قَالَ إِنَّ عَلَيْهِ تَمِيمَةً فَأَدْخَلَ يَدَهُ فَقَطَعَهَا فَبَايَعَهُ وَقَالَ مَنْ عَلَّقَ تَمِيمَةً فَقَدْ أَشْرَكَ  ( رواه أحمد و الطبراني)

 

“ Dari ‘Uqbah bin ‘Aamir al-Juhaniy bahwasanya Rasulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam didatangi oleh sekelompok orang (berjumlah sepuluh), beliau membaiat 9 orang dan membiarkan satu orang. Mereka bertanya : Wahai Rasulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam, (mengapa) anda membaiat 9 dan membiarkan 1 orang ? Rasul menjawab : Sesungguhnya ia menggunakan jimat. Maka orang tersebut memasukkan tangannya (ke dalam bajunya) dan memutus jimatnya, sehingga kemudian Rasul membaiatnya. Rasul bersabda : Barangsiapa yang menggantungkan jimat, sungguh dia telah berbuat syirik” (H.R Ahmad dan Thabrani)

 

LAST_UPDATED2 Baca selengkapnya...
 
Email Cetak PDF

MERASAKAN KEDEKATAN ALLAH

DALAM KEHIDUPAN

 

Di Manakah Allah ?

 

            Saudaraku kaum muslimin semoga Allah senantiasa merahmati kita semua….

            Jika kita mengajukan sebuah pertanyaan yang sangat mendasar ini pada saudara-saudara kita sesama muslim, kita pasti akan mendapatkan jawaban yang beragam. Keyakinan tentang di mana Allah berada adalah aqidah yang tentunya melandasi setiap gerak langkah kehidupan seorang manusia. Kekeliruan dalam keyakinan ini bisa menimbulkan imbas yang sangat besar dalam keseluruhan rangkaian kehidupan seseorang.

Sebagian muslim akan menjawab, “Allah berada dalam hati saya, dalam setiap tarikan nafas saya “. Sebagian lagi menyatakan, “Allah ada di mana-mana”. Kalau kita kembangkan lagi pertanyaan itu, “ Jika Allah ada pada setiap hati dan tarikan nafas manusia, berarti Allah ada di mana-mana. Bisa di masjid, di pasar, kantor, atau bahkan….. bisa jadi Allah berada di tempat – tempat yang tidak suci dan najis ? Maha Suci Allah atas segala aib dan kekurangan.

LAST_UPDATED2 Baca selengkapnya...
 
Email Cetak PDF

MENYEMBAH DAN MEMOHON PERTOLONGAN

HANYA KEPADA ALLAH

 

Dalam setiap sholat kita, berulang kali terucap perjanjian dan tekad yang kuat untuk menjadikan Allah Subhaanahu Wa Ta’ala sebagai satu-satunya tujuan dalam beribadah dan hanya kepada-Nya kita memohon pertolongan. Setiap kita membaca Al-Fatihah, pada saat itu pula kita mengungkapkannya :

“Hanya kepada-Mu kami menyembah, dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan”(Q.S Al-Faatihah : 5)

Hal ini juga sesuai dengan perintah Allah dalam ayat yang lain (yang artinya):

 “ Katakanlah (Muhammad): sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku untuk Allah Tuhan semesta alam. Tidak ada sekutu bagiNya, karena itulah aku diperintahkan dan aku adalah muslim yang paling awal “(Q.S AlAn’aam : 123-124)

LAST_UPDATED2 Baca selengkapnya...
 
Email Cetak PDF

KEHIDUPAN AKHIRAT SEBAGAI TUJUAN UTAMA

 

وَابْتَغِ فِيمَا آَتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآَخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ..

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu di dunia dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu  (Q.S al-Qoshosh :77)

وَلَلْآَخِرَةُ خَيْرٌ لَكَ مِنَ الْأُولَى  ( الضحى : 4)

“ Dan kehidupan akhirat itu lebih baik bagimu dibandingkan kehidupan dunia”(Q.S ad-Dhuha:4)

LAST_UPDATED2 Baca selengkapnya...
 
Email Cetak PDF

BANTAHAN TERHADAP

BUKU MENITI KESEMPURNAAN IMAN

KARYA HABIB MUNZIR AL-MUSAWA

(BAG I: ISTIGHOTSAH)

Pendahuluan

      Buku 'Meniti Kesempurnaan Iman' yang ditulis Habib Munzir al-Musawa adalah tulisan sanggahan terhadap karya Syaikh Abdul Aziz bin Baz berjudul 'Benteng Tauhid'. Banyak permasalahan tauhid yang dikritik oleh Habib Munzir terhadap buku Syaikh Bin Baz tersebut, namun sebenarnya kebenaran adalah apa yang disampaikan Syaikh Bin Baz rahimahullah. Silakan disimak penjelasan berikut ini yang akan menjabarkan kesalahan-kesalahan Habib Munzir dalam bukunya tersebut. Pada bagian ini yang disoroti adalah tentang istighotsah. 

      Istighotsah adalah permintaan tolong kepada sesuatu untuk suatu hal yang sangat mendesak. Syaikh Bin Baz menjelaskan manhaj Ahlussunnah sebagaimana yang dipahami para Sahabat Nabi, bahwa istighotsah tidak diperbolehkan ditujukan kepada orang-orang yang sudah meninggal.

LAST_UPDATED2 Baca selengkapnya...
 
  • «
  •  Mulai 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Halaman 1 dari 2
Di baca: 38

Info terbaru


Sedang online

Ada 1 tamu online